Minggu, 28 Oktober 2012

Dasar-Dasar Membangun Program yang Baik



Dasar-Dasar Membangun Program yang Baik
Apabila masalah yang dihadapi terlalu kompleks, maka programmer membutuhkan tahapan-tahapan dalam membagun programnya, supaya mendapatkan program yang baik.
Sebenarnya tahapan-tahapan tersebut hanya membantu programmer supaya programmer dapat menyelesaikan programnya secara sistematik.  Adapun tahapan-tahapan untuk membangun program yang kompleks dan besar tersebut antara lain:
a.    Definisi masalah
b.    Analisis kebutuhan
c.    Teknik pemecahan masalah dan algoritma
d.    Pengkodean
e.    Testing dan debugging
f.    Pemeliharaan
g.    Dokumentasi
Namun untuk memecahkan masalah yang sederhana, programmer tidak membutuhkan tujuh tahap diatas. Cukup dengan mengidentifikasi masalah, menentukan input, proses, dan output yang di inginkan, menentukan algoritma dan mengimplementasikannya dengan suatu bahasa pemrograman tertentu, serta melakukan testing.
Apasih Alasan Menggunakan Tahap-Tahap Penyusunan Program Tersebut?
Beberapa alasan mengapa programmer perlu menggunakan tahap-tahap penyusunan, yaitu:
a.    Pertimbangan logis
Melalui tahap definisi masalah dan analisis kebutuhan, maka programmer dapat mengetahui tingkat kesulitan yang harus dipecahkan, sehingga dapat melakukan perhitungan yang tepat untuk menentukan jumlah tenaga, harga, sumber daya dan waktu yang dibutuhkan untuk menyusun program.
b.    Pertimbangan analogi
Menyusun program-program yang seakan-akan identik dengan membangun rumah dimana dibutuhkan rancangan arsitektur, dan definisi tahap-tahap pengerjaan yang terencana secara baik dan sistematis, sebelum ia mulai membangun.
c.    Pertimbangan jumlah data
Jumlah, jenis data, dan proses pengolahan data merupakan sesuatu hal yang diperhatikan secara khusus. Jumlah dan jenis data ini sangat mempengaruhi dalam menentukan jenis variable yang akan di gunakan dalam penyusunan program.
d.    Pertimbangan untuk pengembangan
Akan diperoleh suatu program yang baik, terstruktur dan sistematis. Yang tentunya hal ini dapat dengan mudah dikembangkan di masa mendatang. Pertimbangan ini pun dapat di lakukan pada tahap penyusunan program.
e.    Pertimbangan prinsip
Dalam penyusunan program, sebaiknya programmer sudah melakukan persiapan dan rancangan arsitektur dengan matang. Sehingga pada akhirnya tidak menimbuklan masalah pada tahap coding ataupun pada tahap testing.



Sumber:
Arsip Pribadi (Kumpulan Catatan dan modul Algoritma dan Pemrograman)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar